isinya:
Untuk Kawanku
Hi, Kawan! Kawan, bagaimna kabar kalian? aku harap kalian baik - baik saja ^_^
Tak terasa ya,, sudah 6 tahun kita bersama - sama. Dalam waktu 6 tahun itu, kita banyak mengukir kisah - kisah yang natinya akan kita kenang...
Dalam 6 tahun itu, kita sering kali tertawa
Dalam 6 tahun itu, kita sering kali bermain
Dalam 6 tahun itu, kita sering kali bertengkar
Entah kenapa, dulu kita sering kali bertengakar? dan Kenapa, hanya di saat - saat terakhir kita baikan?? itu yang aku bingungkan.
Lupakan lah ! semua sudah berlalu, sekarang waktunya kita untuk menunggu sebuah perpisahan itu... Perpisahan yang sangat pahit...perpisahan yang membuat kita terpisah satu sama lain.
Kawan, engkau ingat? ketika kita bermain bersama di dalam kelas?
kawan, engkau ingat ketika kita bertangkar dulu?
kawan, engkau ingat ketika engkau membuatku menangis?
kawan, engkau ingat ketika kita saling memukul, bahkan mengejek satu sama lain?? Aku ingat semua itu, dan aku tak pernah melupakanya sampai aku mati! Apakah engkau juga berbuat begitu??
Kawan, hari ini, banyak sekali air yang keluar dari mataku. Entah kenapa, air itu keluar begitu saja.. ketika aku mengingat kalian! Padahal, kita kan masih bisa bertemu di kemudian hari. Aku tahu, seharusnya aku bahagia melihat kalian pergi untuk menjalani hidup yang lebih baik, bukan bersamaku tapi dengan orang lain. Tapi kesedihan yang saat ini melandaku tak dapat terbendungkan. Aku heran, kenapa aku sedihnya di saat - saat terakhir? kenapa tak dari dulu aku menangisinya? Dulu, aku selalu menyusahkan kalian, dan sekarang aku menyesal, karena dahulu, aku selalu menyia -nyiakan kalian. Mengapa ini bisa terjadi?
Kawan, di antara kita, mungkin akulah orang yang paling sedih atas perpisahan ini. Aku tak ingin kalian pergi ! aku juga tak ingin kita berpisah! andaikan waktu bisa di ulang, aku akan mengulang waktu, dan berjanji tidak akan bertemu kalian, agar tidak terjadi pepisahan ini. Tapi, itu hanya sebuah mimpi yang tidak akan pernah terwujud. Kita sudah saling mengenal satu sama lain, tapi mengapa harus ada perpisahan??? apakah tuhan tidak adil dengan kita??
Perlu kalian tahu, saat aku menulis surat ini untuk kalian, air mataku terus mengalir deras. Bajuku telah basah oleh air mata yang tidak kunjung berhenti ini. Tapi, air mata ini akan terbayar, jika suatu saat nanti kalian menjadi orang hebat. Berdiri di tempat yang lebih tinggi dari ku ! Cukup dengan itu ! Air mataku akan terbayar sudah.
Kawan, jika suatu saat nanti, ada dunia baru.. Tolong izinkan aku menjadi kawan kalian ya! Aku berjanji tidak akan mengulangi kesalah aku dulu. Kumohon!
Mungkin iya, hari ini kita akan berpisah. Tapi suatu hari kita pasti akan bertemu! Apakah saat itu kalian masih mengingat kawan yang sering menyusahkan kalian ini?? Kawan, maafkan aku. Atas semua yang aku perbuat dulu. Aku sangat menyesalinya.
Selamat tinggal kawanku! Aku yakin,Kita akan bertemu lagi di Jenjang Keberhasilan ! Sampai jumpa!!
Dari kawan yang sering menyusahkan kalian,
AMI
ini memang sangat menyedihkan. maafin aku woi. aku telah menyita waktu kalian untuk menciptakan sebuah itulah pokoknya. semoga Allah membalas kebaikan kalian. Terimakasih yaAllah. engkau telah menciptakan manusia seperti mereka :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar